Assalamualaikum Umar...
Alhamdulillahi rabbil 'alamin...sedah tak sedar sudah makin membesar panglima ummi dan abi ni..sudah makin banyak potensi umar yang semakin bersinar...ummi dan abi mendoakan semoga Allah memilihmu menjadi para pembantu yang bersiap-sedia membela agamanya.....insya-Allah...kerana sebuah angan-angan yang besar ini... maka keharusan melihat pada titik-mula tarbiyah umar adalah di persekitaran rumah kita..jika ummi dan abi pun tak soleh..macamana kami mengharapkan umar menjadi soleh... Demi mengharapkan angan-angan ini menjadi kenyataan, marilah kita sama-sama berdoa dan berusaha, agar tarbiyah islamiah yang sedang berlansung dalam diri dan keluarga kita...akan terus kita beristiqomah... Sesungguh, proses tarbiah itu suatu proses yang panjang..kita harus sabar dalam mengharunginya....
Semalam, atuk dan sahabatnya serta beberapa pemuda menumpang bermalam di rumah kita. Dari kelantan mereka mengembara ke Kuala Lumpur demi memenuhi tuntutan dakwah...Apabila ummi tanyakan atuk, nanti bagaimana kalian berlima akan tidur dalam rumah kecil ummi abi ni..kata atuk, tak mengapa...kami ahli-ahli badar siap sedia tidur apa adanya...Ish..Kata-kata atuk ni, buatkan ummi terasa syu'ur yang tinggi terhadap medan tarbiyah ini...antara kehebatan tarbiyah islam, generasi tua yang sanggup memandu kereta dari jauh..membawa generasi muda...untuk mempermudahkan jalan dakwahnya...alhamdulillah, ummi dan abi rasa berbangga dapat menyediakan tempat tidur serta makanan yang tak seberapa untuk 'ahli-ahli badar' tersebut.. =)
Umar, tadi bila ummi belek-belek kitab halaqah ummi yang lama, ummi terjumpa kisah 4 orang pemuda yang saling bercerita tentang cita-cita dan harapannya... Suatu hari, Abdullah bin Umar, Urwah bin Zubair, Mushab bin Zubair dan Abdul Malik bin Marwan ra. berkumpul di hadapan ka'bah. Mushab yang bicara pertama kali dengan mengatakan, "Bercita-citalah kalian." Sahabat yang enggan mengatakan cita-citanya, meminta Mushab terlebih dulu menyampaikan cita-citanya. Mushab bertutur, "Aku ingin kaum muslimin agar dapat menakluki wilayah Iraq, aku ingin menikahi Sakinah puteri Husein dan Aisyah binti Thalhah bin Ubaidillah." Kemudian umar, apa yang berlaku, Allah SWT memperkenankannya lalu ia memperoleh apa yang ia cita-citakan. Urwah bin Jubair kemudian menceritakan harapannya. "Aku ingin menguasai ilmu feqah dan hadith." Subhanallah, Urwah kemudian dikenal sebagai salah satu tokoh ulama feqah dan banyak meriwayatkan hadith. Abdul Malik bin Marwan mengungkapkan cita-citanya. Ia menyatakan keinginannya untuk menjadi khalifah. Dan Allah izin, Abdul Malik bin Marwan kemudian menjadi khalifah di masa Daulah Umayyah yang dikenal sebagai khalifah yang memiliki ilmu yang luas dan taat beribadah. Terakhir, Abdullah bin Umar menegaskan cita-citanya. Umar tahu apa cita-citanya? Cita-citanya adalah, syurga!
Subhanallah umar..alangkah hebatnya orang-orang mukmin bercita-cita. Umar pula bagaimana...apakah cita-cita umar?
Kuasai Ilmu Pengetahuan dan Kuasai Ilmu Pertahanan diri..
Pernah seseorang bertanya pada seorang sahabat, tidak takutkah kalian berharapan terlalu tinggi terhadap anak-anak kalian sedangkan cabaran di hadapan sungguh kuat... Kalian yakinkah anak-anak itu akan menjadi pemuda-pemudi yang baik kelak..kenapa terlalu tinggi cita-cita itu dipacak...Masya-Allah...masa depan kita di tangan Allah swt... Biarlah cita-cita ini menjadi suatu doa..kata sahabat ummi kembali... Aku mahukan anakku menjadi seorang yang berjiwa besar dan bercita-cita tidak lain melainkan hanya mahu menjadi penolong agama Allah swt ! ...
Begitulah umar, ummi menceritakan kepada umar tentang ketinggian sebuah cita-cita. Umar harus membesar dengan miliki cita-cita untuk menjadi seperti Usamah..Abdullah bin umar, Urwah Bin Zubir dan lain-lain..Agar cita-cita ini menjadi titik mula untuk kesungguhan, keyakinan dan gerak langkah umar sepanjang pembesaran ini...
Mudah-mudahan Umar Al-Fateh menjadi Pemuda yang lebih baik dari Kami..
Kata Mas'ulah ummi dulu,
" kalau kita berhajat pada pasangan, jangan walimah selain pasangan yang boleh bantu kuatkan kita atas jalan dakwah dan tarbiah...
Kalau kita berhajat miliki anak, jangan kita letak harapan lain melainkan kita berkehendak dia menjadi barisan penerus dakwah dan tarbiah...
kalau kita berhajat untuk miliki rumah, jangan kita pilih rumah itu melainkan kita yakin rumah itu dapat kita gunakan untuk kepentingan dakwah dan tarbiah...
sehingga ke tahap itu kita harus letakkan keyakinan kita pada Allah swt.."









New Born
1 comment:
salam...
akak terharu baca entry ni..amat menaikkan semangat nak didik anak anak. Jazakillah!
Post a Comment